Es krim

Ada saatnya kamu berjalan ke sebuah toko untuk membeli es krim. Lalu kamu melahapnya sendirian. Merasakan manisnya meresap dalam lidahmu. Merasakan dinginya melumer seketika ia memasuki mulutmu. Dengan cepat tali-tali syaraf itu membawanya ke dalam otak. Dan kamu bilang, “manis!”.

Sebagian orang lagi bilang “enak!”, mereka bilang “nikmat!”, dan anak kecil itu bilang “aku mau lagi, ma!”.

Continue Reading