Keras dan lunak

“Keraslah pada dirimu, nanti kehidupan akan melunak padamu.”

Ada seseorang yang menuliskan itu.

Entah siapa dan dimana ia menuliskannya.

Aku lupa.

Yang jelas aku membacanya waktu itu, dan melekat hinggi kini.

Hanya sekedar melekat.

Dulu hingga saat ini, pikiranku hanya berkata,

“Aku malas.”

Di sisi lain ia berkata “lunakkan saja dirimu terus!”

“Hidup kok ga ada gregetnya pisan.”

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *