Baju

Mamaku bisa menjahit baju.

Dulu, ia sering menjahitkan baju untukku.

Dari model baju yang aku senangi, hingga model yang aku tak pernah ingin pakai.

Semakin waktu berlalu, semakin jarang mama menjahitkan baju untukku.

Mungkin tahu bahwa anaknya tak akan pakai bila tak sesuai keinginan.

Satu waktu, entah mengapa aku ingin mama yang menjahitkan bajuku.

Termasuk baju untuk hari-hari besar dalam hidupku.

Meski mama sering menjahitnya ulang karena tak sesuai inginku, ia lakukan saja.

Iya, setiap untaian benang pada baju itu seolah menghadirkan kasih sayangnya.

Dan saat aku pakai baju itu, aku merasakan ada ketulusan dalam setiap jahitannya.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *