Rasa

Manis

Asin

Pahit

Asam

Umami

Apalagi sih?

Eh bukan rasa yang itu.

Yang ini loh.

Sedih

Bahagia

Suka

Benci

Marah

Rindu

Kesal

Kecewa

Itu nama-nama rasa kan? Bukan nama-nama ikan?

Kenapa ada rasa?

Kalo ga ada, hambar dong. Flat aja gitu.

Enakan banyak rasa.

Enak kalo lagi bahagia.

Kalo lagi sedih? Rasain aja ndiri! Nikmatin aja ceunah, daripada mati rasa?

Manusia unik dengan rasanya masing-masing.

Kalo kamu lagi ngersain apa sekarang?

Continue Reading

Kapan

Sudah ga asing lagi dengan kata tanya ‘kapan’. Sebuah pertanyaan yang ringan banget dilayangkan kepada orang lain. Dan aku sering menerima pertanyaaan mainstream itu. Kapan ini? Kapan itu? Kamu tau maksud aku tentang pertanyaan ‘kapan’ macam apa yang sering berkeliaran. Kapan lulus, kapan nikah, kapan punya anak, dan kapan kapan lainnya.

Well, thank you untuk perhatiannya. Semoga memang itu pertanyaan kepedulian.

Tapi kadang, di waktu tertentu, aku ga suka mendapat pertanyaan itu. Kadang aku bilang ke orang yang bertanya kapan, ‘aku ga suka ditanya itu’. Kadang juga aku ga bilang, dan hanya menjawab sekadarnya. Kadang aku pun menjawab dengan antusias pertanyaan macam itu. Lagi-lagi kadang.

Jadi aku putuskan untuk jarang bertanya ‘kapan’ kepada orang lain. Kadang lho ya, bukan tidak bertanya sama sekali. Ada waktunya, ada momennya, ada tata caranya. Tidak bertanya ‘kapan’ bukan berarti tidak peduli.

It’s just my opinion. Kita beda pendapat, biasa kan? 😉

Continue Reading

Es krim

Ada saatnya kamu berjalan ke sebuah toko untuk membeli es krim. Lalu kamu melahapnya sendirian. Merasakan manisnya meresap dalam lidahmu. Merasakan dinginya melumer seketika ia memasuki mulutmu. Dengan cepat tali-tali syaraf itu membawanya ke dalam otak. Dan kamu bilang, “manis!”.

Sebagian orang lagi bilang “enak!”, mereka bilang “nikmat!”, dan anak kecil itu bilang “aku mau lagi, ma!”.

Continue Reading